Makna Cinta dan teman sejati
April 23rd, 2008 by cyberprKenapa disaat terjatuh kita ingin seseorang memeluk kita ? atau ada seorang yang sekedar menemani kita? Mengapa juga ketika disakiti kita inginkan seseorang untuk tempat kita mengadu? Mungkin kita akan menjadi sakit kembali ketika melihat atau mendengar seseorang yang kebetulan mirip dan
dekat dengan orang yang pernah melukai kita.
Adakalanya dengan ketakutan dan kebingungan kita memutuskan tidak akan pernah percaya dan mencintai siapapun lagi. Kitapun merasakan senang jika ada seseorang yang selalu disisi kita saat sedih maupun saat senang. Seseorang yang selalu membantu kita tanpa mengharap apapun selain senyuman kita, yang mengerti, yang memahami dan menerima kita apa adanya.
Sebagian lebih sederhana mengatakan teman seperjuangan.
Memang….kita semua begitu tidak menyukai penderitaan, meski kita tahu tidaklah mungkin bisa lepas darinya. Meski kita semua tahu hidup hanyalah
ritme bergantian antara kesedihan dan kesenangan. Walau kita sadar kebahagiaan hanya milik orang-orang yang pernah menderita dahulu. Dan tiap orang pastilah punya arti sendiri dalam memaknai penderitaan dan kebahagiaan. Siapa yang kau anggap sahabat? Apakah seseorang yang tidak pernah menyakitimu? Mungkinkah seseorang yang tidak akan pernah meninggalkanmu? Betulkah seseorang yang kamu memutuskan untuk mempercayainya? Atau seseorang yang tidak pernah mengatakan kebaikannya padamu? Seumpama kita bisa mendengar hati orang lain dan memang benar mau mendengar? Tak pernah ada yang mempunyai cita-cita untuk jadi orang jahat dan hidup tidak berbahagia. Seandainya kita bisa melihat dan memang benar mau melihat? Ketika seseorang tengah tertidur pulas Kita akan bisa untuk lebih berfikir beberapa kali sebelum berani sekedar berprangsangka keji apalagi untukmenyakitinya. Tetapi kenapa itu terkadang terpaksa harus? Disaat kita tiba-tiba merasa peduli dengan seseorang,
kita seolah bisa merasakan apa yang sedang menjadi bebannya dan kita ingin meringankannya .Namun terkadang kita sangat acuh kepada seseorang yang benar-benar membutuhkan kita. Apa yang kita cari? Untuk siapa dan untuk apa kita di ciptakan didunia ini? Apa beda kita dengan orang lain? Sedalam kelemahan kita harusnya kita lebih sering berkata "maaf" dibanding "aku" jika kita memang menganggapnya sahabat. Setinggi keinginan kita harusnya kita lebih berbahagia berkata "aku tidak mau merepotkanmu" dibanding "mengertilah diriku" jika kita telah mengerti bahwa dia sahabat kita. Membayangkan kita berbahagia sendiri sedang sahabat-sahabat kita kesusahan, haruskah kita makan dan tidur dengan tenang? Mungkin lebih baik semua sahabat telah berbahagia dan kita turut berbahagia meski kita harus berbohong demi perasaan itu.Karena surga masih terlalu luas untuk semua ini,kenapa tidak berbagi? Bertahanlah, karena sahabatmu adalah semua yang pernah hadir dalam hatimu.Berterimakasihlah, sahabatmu adalah semua yang telah membentukmu hingga kamu menjadi seperti sekarang ini. Bersiaplah, karena kamu akan masih kehilangan banyak.
sahabat untuk menemukan sahabat-sahabat baru sepanjang perjalannan hidupmu. Dan berdo’alah semoga semua sahabatmu bisa berkumpul bersama di surga nanti…..